Odyssey of Tiny

Stay overthinking, but kindness is the thing that you never regret.




17 Koleksi Lagu Terbaik Nirvana

Published by

on

Bagi penikmat aliran musik grunge, Nirvana sudah pasti menjadi salah satu band favorit yang lagu-lagunya masuk dalam daftar playlist. Nirvana sering kali disebut sebagai pelopor aliran musik grunge serta karakter vokal yang kuat dari Kurt Cobain membuat lagu-lagu Nirvana begitu melekat di telinga penggemarnya. Berikut lagu hits terbaik sepanjang masa Nirvana:

  1. “Smells Like Teen Spirit”

Penulis Lagu: Kurt Cobain, album Nevermind (1991).

Lagu ini menjadi simbol generasi grunge pada 90-an dan menceritakan tentang ketidakpuasan dan kegelisahan remaja terhadap dunia di sekitarnya.

  1. “Come as You Are”

Penulis Lagu: Kurt Cobain, album Nevermind (1991)

Lagu ini mengajak pendengar untuk merangkul keunikan dan menerima diri sendiri apa adanya.

  1. “Lithium”

Penulis Lagu: Kurt Cobain, album Nevermind (1991)

Lagu yang membahas tentang pertarungan internal Cobain dengan emosinya sendiri dan keinginannya untuk menemukan kedamaian.

  1. “In Bloom”

Penulis Lagu: Kurt Cobain, album Nevermind (1991)

Lagu ini berbicara tentang kesenjangan antara persepsi orang terhadap Nirvana sebagai band punk rock dan realitas mereka sebagai musisi yang ingin dihargai atas kualitas musik mereka.

  1. “Heart-Shaped Box”

Penulis Lagu: Kurt Cobain, In Utero (1993)

Lagu ini memiliki banyak interpretasi, tetapi umumnya menggambarkan ketegangan dalam hubungan romantis dan perasaan terkekang.

  1. “All Apologies”

Penulis Lagu: Kurt Cobain, album In Utero (1993)

Lagu ini mengungkapkan permintaan maaf dan perasaan penyesalan Cobain atas kesalahannya dan kekacauan di sekitarnya.

  1. “Rape Me”

Penulis Lagu: Kurt Cobain, album In Utero (1993)

Lagu ini merupakan komentar sosial tentang eksploitasi dan kekerasan terhadap perempuan, tetapi Cobain juga menyatakan bahwa lagu ini juga bisa diartikan secara metaforis.

  1. “Pennyroyal Tea”

Penulis Lagu: Kurt Cobain, album In Utero (1993)

Lagu ini membahas tentang depresi dan konflik internal yang dialami oleh Cobain.

  1. “About a Girl”

Penulis Lagu: Kurt Cobain, album Bleach (1989)

Lagu ini ditulis untuk kekasih Cobain saat itu dan menggambarkan perasaan cintanya.

  1. “Dumb”

Penulis Lagu: Kurt Cobain, album In Utero (1993)

Lagu ini mengungkapkan perasaan Cobain tentang dirinya sendiri yang merasa bodoh atau terbatas secara emosional.

  1. “Something In The Way” 

Penulis Lagu: Kurt Cobain, album: Nevermind (1991)

Lagu ini menggambarkan masa kehidupan Cobain yang sulit dan tak terduga.

  1. “The Man Who Sold the World” 

Penulis Lagu: David Bowie, album MTV Unplugged in New York (1994)

Lagu ini awalnya ditulis oleh David Bowie, tetapi Nirvana memberikan sentuhan uniknya dan menciptakan suasana yang lebih gelap saat dinyanyikan oleh Kurt secara emosional. Menggambarkan metafora seseorang yang telah kehilangan atau mengorbankan dirinya sendiri demi kesuksesan atau kebutuhan sosial.

  1. “You Know You’re Right” 

Penulis Lagu: Kurt Cobain, album Nirvana (2002)

Lagu ini dianggap sebagai salah satu lagu terakhir yang ditulis oleh Cobain sebelum kematiannya dan mencerminkan keadaan emosionalnya pada saat itu.

  1. “Breed” 

Penulis Lagu: Kurt Cobain, album Nevermind (1991)

Lagu ini mengekspresikan kekesalan dan kemarahan terhadap norma-norma sosial.

  1. “Where Did You Sleep Last Night” 

Penulis lagu ini tidak diketahui secara pasti dan merupakan lagu aransemen ulang oleh Nirvana, album MTV Unplugged In New York (1994)

Lagu ini juga dikenal dengan judul “In the Pines” atau “Black Girl” dalam berbagai versi terdahulunya.Menggambarkan tentang perasaan kehilangan, kesedihan, dan ketidakpastian dalam hubungan cinta serta mengungkapkan keraguan dan pertanyaan tentang keberadaan pasangan yang mungkin melakukan perselingkuhan atau menyembunyikan sesuatu.

  1. “Stay Away” 

Penulis Lagu: Kurt Cobain, album Nevermind (1991) 

Lagu ini berbicara tentang keengganan Cobain untuk terjebak dalam ekspektasi dan tekanan masyarakat.

  1. “Sliver” 

Penulis Lagu: Kurt Cobain, album Incesticide (1992)

Makna Lagu: Lagu ini terinspirasi oleh pengalaman masa kecil Cobain dan menggambarkan keterikatannya dengan keluarga yang pecah.

Leave a comment