Dalam sejarah seni dan pengetahuan manusia, satu nama yang meraih keabadian adalah Leonardo Da Vinci. Dikenal sebagai polymath abad Renaisans, kutipan-kutipan darinya merangkum kebijaksanaan dan pemikiran dalam segala aspek kehidupan.
“Simplicity is the ultimate sophistication.” Ungkapan bijak ini oleh Leonardo Da Vinci tidak hanya mencerminkan nilai kesederhanaan, tetapi juga mengungkapkan esensi kecerdasan yang tak tertandingi yang mengalir dalam setiap karyanya. Setiap kutipan dari Leonardo Da Vinci adalah jendela menuju pikiran seorang jenius yang tak terbatas. Berikut 27 pilihan quotes Leonardo Da Vinci:
- “Water is the driving force of all nature.”
Air adalah kekuatan penggerak seluruh alam.

- “Simplicity is the ultimate sophistication.”
Kesederhanaan adalah kesempurnaan tertinggi. - “Learning never exhausts the mind.”
Belajar tidak pernah menghabiskan pikiran. - “Art is never finished, only abandoned.”
Seni tidak pernah selesai, hanya ditinggalkan. - “Nature never breaks her own laws.”
Alam tidak pernah melanggar hukum-hukumnya sendiri.

- “Where there is shouting, there is no true knowledge.”
Di mana ada teriakan, di situ tidak ada pengetahuan yang benar. - “He who loves practice without theory is like the sailor who boards ship without a rudder and compass and never knows where he may cast.”
Orang yang mencintai praktik tanpa teori adalah seperti pelaut yang menaiki kapal tanpa kemudi dan kompas dan tidak pernah tahu ke mana ia akan berlayar. - “Time stays long enough for anyone who will use it.”
Waktu tetap cukup lama bagi siapa saja yang akan menggunakannya. - “Art is the queen of all sciences communicating knowledge to all the generations of the world.”
Seni adalah ratu dari segala ilmu yang mengkomunikasikan pengetahuan kepada semua generasi di dunia. - “Iron rusts from disuse; stagnant water loses its purity and in cold weather becomes frozen; even so does inaction sap the vigor of the mind.”
Besi berkarat karena tidak digunakan; air yang tergenang kehilangan kemurniannya dan dalam cuaca dingin menjadi beku; begitu pula dengan kelambanan yang melemahkan semangat pikiran.

- “The smallest feline is a masterpiece.”
Kucing terkecil adalah sebuah mahakarya. - “Art is the mirror of a mind. If you stop reflecting, your mind dies.”
Seni adalah cermin dari sebuah pikiran. Jika kamu berhenti merenung, pikiranmu mati. - “Realize that everything connects to everything else.”
Sadarilah bahwa segala hal saling terhubung. - “He who is fixed to a star does not change his mind.”
Dia yang terpaku pada sebuah bintang tidak akan berubah pikiran. - “Wisdom is the daughter of experience.”
Kebijaksanaan adalah anak dari pengalaman. - “I love those who can smile in trouble.”
Saya menyukai mereka yang bisa tersenyum saat dalam kesulitan.

- “Study without desire spoils the memory, and it retains nothing that it takes in.”
Belajar tanpa hasrat akan merusak ingatan, dan tidak menyimpan apa pun yang telah dipelajari. - “Art is never finished, only abandoned.”
Seni tidak pernah selesai, hanya ditinggalkan. - “The human foot is a masterpiece of engineering and a work of art.”
Kaki manusia adalah masterpiece teknik dan sebuah karya seni. - “Art is the queen of all sciences communicating knowledge to all the generations of the world.”
Seni adalah ratu dari segala ilmu pengetahuan yang mengkomunikasikan pengetahuan kepada semua generasi dunia. - “The noblest pleasure is the joy of understanding.”
Kesenangan yang paling mulia adalah kegembiraan karena memahami. - “Just as courage imperils life, fear protects it.”
Seperti halnya keberanian yang membahayakan kehidupan, rasa takut juga melindunginya.” - “The artist sees what others only catch a glimpse of.”
Seniman melihat apa yang orang lain hanya melihatnya sekilas. - “Experience never errs; it is only your judgments that err by promising themselves effects such as are not caused by your experiments.”
Pengalaman tidak pernah salah; hanya penilaian Anda yang salah dengan menjanjikan efek yang tidak disebabkan oleh eksperimen Anda. - “While I thought that I was learning how to live, I have been learning how to die.”
Ketika saya berpikir bahwa saya sedang belajar bagaimana cara hidup, saya justru belajar bagaimana cara mati.

- “Painting is poetry that is seen rather than felt, and poetry is painting that is felt rather than seen.”
Lukisan adalah puisi yang dilihat daripada dirasakan, dan puisi adalah lukisan yang dirasakan daripada dilihat. - “As every divided kingdom falls, so every mind divided between many studies confounds and saps itself.”
Sebagaimana setiap kerajaan yang terpecah belah akan runtuh, demikian pula setiap pikiran yang terpecah-pecah di antara banyak studi akan mengacaukan dan melemahkan dirinya sendiri.


Leave a comment